frame 1 bappeda (5)

Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2024

Pada hari Kamis, 14 Maret 2024 telah dilaksanakan Forum Lintas Perangkat Daerah di ruang rapat Lt.3 Kantor Bappeda Kabupaten Kotabaru Perkantoran Sebelimbingan. Acara ini dihadiri oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan se-Kabupaten Kotabaru.

Acara dibuka oleh Kepala Bappeda Kab. Kotabaru Ibu Ir. Rurien Srihardjanti, MM, Menyelaraskan usulan dengan program kegiatan SKPD dan dengan RKPD Kabupaten.

Adapun hasil rapat tersebuat adalah :

  1. Narasumber Forum Lintas Perangkat Daerah adalah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan  dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
  2. Paparan pertama dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yang disampaikan oleh Kepala Dinas Bapak Sonny Tua Halomoan, ST, MM.
  3. Camat Sampanahan, Bapak Juhaini, pariwisata tidak bisa berdiri sendiri perlu dukungan dari seluruh SKPD serta Kecamatan, agar CSR bisa mendukung dalam sektor kepariwisataan dan juga pada sektor lainnya dan bisa bersinergi dengan apa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.
  4. Camat Pulau Sembilan, Pak Hamdi, proses perencanaan (infrastruktur dsb) agar bisa lebih dioptimalkan, agar jadwal kapal perintis bisa lebih sering dari yang sudah ada, agar semua SKPD bisa berhadir dan berpartisipasi dalam Musrenbang di Kecamatan Pulau Sembilan. Bagaimana kegiatan  kepemudaan di Pulau Sembilan untuk kedepannya.
  5. Sekretaris Dinas Nakertrans, Pak Halim, pembinaan untuk pembuatan souvenir, pelatihan frontliner kepariwisataan. Dukungan dari kecamatan untuk mendukung  kepariwisataan, contoh dari usulan.
  6. Kepala Bappeda, pengembangan harus memperhatikan dan tidak bertentangan dengan RTRW dan keselarasan polar uang Kabupaten Kotabaru.
  7. Paparan Kedua dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, disampaikan oleh Kepala Dinas Ibu Dr. Ir. Suprapti Tri Astuti, ST, MT.
  8. Paparan Ketiga dari Dinas Kesehatan, disampaikan oleh Kepala Dinas Bapak Erwin Simanjuntak, SKM, MAP.
  9. Paparan Keempat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, disampaikan oleh Sekretaris Bapak Taufikurrahman, SP.
  10. Camat Pamukan Barat/Plt. Camat Pamukan Utara, Pembangunan Sekolah pada tahun 2024 yang akan dijadikan sebagai MPP, agar SKPD bisa berkontribusi didalamnya. RS Sengayam banyak yang rawat inap, perlu penambahan ruang rawat inap. Agar ada ruangan representatif untuk ruangan ODGJ. Agar kualitas Sekolah di Pamukan Utara menjadi perhatian dan segera bisa diperbaiki.
  11. Camat Pulaulaut Kepulauan, jembatan di tanjung lalak kondisi sangat memprihatinkan, diharapkan agar ada solusi untuk perbaikan. Siring Pantai desa Teluk Aru sudah terkikis, diharapkan segera ada penanganan. Status jalan yang ada di desa Oka-Oka.
  12. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ibu Rully Oktarisna, IDM, tahun 2023 sudah tidak ada desa tertinggal. Tahun 2024 menuju desa mandiri, agar SKPD bisa bersinergi untuk menaikkan nilai IDM. Nilai fasilitas olahraga, nilai sanitasi, nilai fasilitas Kesehatan, fasilitas Pendidikan. Olahraga Rekreasi, bisa menambah pad dengan mengundang untuk melaksanakan event olahraga di Kabupaten Kotabaru.
  13. Plt Camat Kelumpang Utara, Bapak Frans, agar ada ikon/tempat wisata untuk kecamatan, Pantai Tanjung Mahkota bagus untuk potensi pariwisata. Pembangunan SPAM agar bisa sampai ke desa Pudi. Fasilitas Gedung sekolah tidak layak digunakan, agar bisa menjadi perhatian untuk bisa diperbaiki.
  14. Kepala  Dinas PUPR, Pembangunan kantor camat Pamukan Barat akan dilakukan bertahap, yaitu tahun 2024 dan tahun 2025. Tahun 2024 akan dibangun lantai 1 terlebih dahulu dengan pondasi yang sudah disiapkan untuk bangunan 2 lantai. Pengaspalan ruas jalan Bakau-Sekayu Baru dan ruas jalan Lintang. Ruas jalan Tanjung Lalak-Oka oka adalah ruas jalan kabupaten. IKK Pudi, Hampang, Lontar, akan dihibahkan ke desa untuk dikelola desa karena tidak diperbolehkan lagi oleh Kementrian PUPR.
  15. Kepala Dinas Kesehatan, siap untuk mendukung untuk penilaian desa mandiri untuk menaikkan IDM.
  16. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ada syarat pembangunan sekolah di desa untuk IDM. Sekolah di Pamukan Utara, faktor penghambat salah satunya adalah akses dengan luas wilayah kabupaten yang sangat luas. Tahun 2024 dilakukan survey sekolah, Disdikbud akan tetap mengusahakan perbaikan kondisi sekolah di Kecamatan Pamukan Utara.
Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *