Frame Kelumpang Hulu

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Di Kecamatan Kelumpang Hulu Tahun 2024 Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Kotabaru Tahun 2025

Pada hari Kamis, 22 Februari 2024 Kecamatan Kelumpang Hulu menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dengan tujuan merumuskan program pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah kecamatan tersebut. Acara ini dihadiri oleh sebanyak 105 peserta yang terdiri dari perwakilan SKPD, perusahaan, dan perwakilan sekolah.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ibu Rosyidah, Ketua Panitia Kecamatan Kelumpang Hulu, yang menyampaikan selamat datang kepada para peserta dan memberikan informasi bahwa jumlah peserta yang hadir mencapai 105 orang, mewakili berbagai lapisan masyarakat di kecamatan ini. Camat Kelumpang Hulu, Bapak Saiful Rakhman, SE, turut memberikan sambutan dengan menekankan pentingnya Musrenbang sebagai forum bersama untuk merencanakan pembangunan ke depan. Beliau juga menyampaikan sebanyak 178 usulan yang telah diajukan dan mengharapkan adanya sinkronisasi dalam Musrenbang. Dalam sambutannya, Camat juga memberikan apresiasi kepada 12 Badan Usaha yang turut berpartisipasi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Asisten II, Bapak Drs. Murdianto, M. Si, yang mewakili dan menyampaikan salam dari Bupati Kabupaten Kotabaru yaitu, Bapak H Sayed Jafar Al-Idrus, SH. Beliau resmi membuka Musrenbang Kecamatan Kelumpang Hulu dengan harapan agar skala prioritas dapat disusun secara menyeluruh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bapak Murdianto juga mengajak perusahaan-perusahaan untuk bersinergi dalam menampung dan menyelaraskan usulan yang dihimpun melalui Dana CSR.

Acara dilanjutkan dengan paparan terkait Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 yang disampaikan oleh Sekretaris Bappeda, Muhammad Zuhriansyah, S.IP, M.IP,. Paparan ini melibatkan aspek dasar hukum, kondisi geografi, capaian makro kabupaten, permasalahan, isu, prioritas, dan fokus pembangunan. Dalam paparannya, disebutkan bahwa ada 43 pekerjaan yang masuk di APBD dan diingatkan agar Kepala Desa memantau atau mengawasi pelaksanaannya.

Masuk ke Sesi diskusi yang menjadi momen bagi berbagai pihak untuk menyampaikan usulan dan permasalahan. Antara lain, Sungai Kupang meminta pengadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan ambulans, sementara Dinas Lingkungan Hidup membahas proposal untuk pembangunan TPA dan pengadaan kendaraan roda 4. Begitu juga dengan sejumlah usulan dari desa-desa seperti Karang Payau, Banua Lawas, Laburan, Sidomulyo, dan lainnya, yang menyoroti kebutuhan peningkatan infrastruktur dan sarana pendukung. Sebagai tindak lanjut dari diskusi, beberapa instansi seperti PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Pangan dan Pertanian, Dishub, dan lainnya memberikan arahan dan tanggapan terhadap usulan yang disampaikan.

Puncak acara diakhiri dengan penyerahan penghargaan dan uang pembinaan kepada Desa Karang Liwar sebagai pengakuan atas partisipasi mereka dalam program Kampung Iklim. Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendorong inisiatif dan kontribusi positif desa-desa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dengan demikian, Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Kelumpang Hulu tahun ini berhasil menciptakan forum partisipatif dan konstruktif, di mana berbagai pemangku kepentingan dapat bersama-sama merumuskan rencana pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *