Frame Kelumpang Hilir

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Di Kecamatan Kelumpang Hilir Tahun 2024 Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Kotabaru Tahun 2025

Pada hari Rabu, tanggal 21 Februari 2024. Diadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Ruang Rapat Kecamatan Kelumpang Hilir. Acara ini dihadiri oleh sejumlah peserta terhormat, termasuk Camat Kelumpang Hilir, Bapak Saiful Rakhman, SE. Dalam sambutannya, beliau dengan lugas menyampaikan usulan prioritas dari Desa Pulau Panci dan Serongga Lama. Sebagai contoh, beliau menyoroti urgensi pembangunan perbaikan Sekolah Dasar (SD) dan tempat tinggal guru yang belum pernah direhabilitasi selama 41 tahun.

Pembukaan Musrembang dilakukan oleh Staf Ahli Bupati, Bapak Mohammad Johan Arifin, S.Sos, M.AP. Beliau tidak hanya menyampaikan 343 usulan, tetapi juga membuka acara tersebut dengan memberikan arahan agar usulan tersebut disinkronkan sesuai arah kebijakan Kabupaten Kotabaru. Hal ini mencerminkan kerjasama yang erat dalam merencanakan pembangunan ke depan. Dilanjut dengan penyampian paparan terinci terkair RKPD 2025 yang disampaikan oleh Sekretaris Bappeda, Bapak Muhammad Zuhriansyah, S.IP, M.IP,. Dalam paparannya, beliau menjelaskan dasar hukum, kondisi, geografi, capaian makro kabupaten, permasalahan, isu, serta prioritas dan fokus pembangunan. Paparan ini membantu memahami konteks dan latar belakang perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten. Kemudian DPRD, yang diwakili oleh Bapak Awaludin, S.Hut, MM, turut menyampaikan komitmen untuk meningkatkan perekonomian. Beliau menegaskan fungsi DPRD dalam mendengar, mengawal, menganggarkan, dan mengawasi. Pernyataan ini mencerminkan peran kontrol dan dukungan yang diharapkan dari lembaga legislatif.

Bapak Saiful Rahkman, SE, selaku Camat Kelumpang Hilir dan anggota Panitia, menyampaikan rekapitulasi 343 usulan dari Desa Kecamatan Kelumpang Hilir Tahun 2025. Upaya ini mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Selanjutnya, dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Dalam sesi diskusi, berbagai pihak seperti Desa Sahapi, BPD, MTS Abdul Mutaqim, tokoh masyarakat, Desa Tegalrejo, Dinas Pendidikan, Bappeda, PT. SMART TARJUN, dan PT. INDOSEMEN menyampaikan usulan dan pandangan mereka terkait pembangunan di kecamatan ini. Hal ini menciptakan forum interaktif yang produktif dan inklusif. Diantara munculnya berbagai usulan dan permasalahan dari berbagai pihak di Kecamatan Kelumpang Hilir. Desa Sahapi melaporkan bahwa parit yang dibangun tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, sementara SD di Desa Sahapai menghadapi kekurangan satu kelas. BPD mengajukan 42 usulan dengan memberikan prioritas pada Pelabuhan. MTS Abdul Mutaqim mengutamakan pembangunan pagar sekolah setinggi 160cm dengan panjang 140m. Tokoh masyarakat turut menyampaikan usulan terkait pembangunan mushola yang layak, dan pengadaan lampu di simpang tiga Tarjun. Desa Tegalrejo meminta percepatan dalam pembuangan sampah, pembinaan Bumdes, dan mengajukan peran perusahaan.

Dari Dinas Pendidikan, ditekankan bahwa kepala sekolah harus aktif dalam mengajukan usulan. Bappeda menerima usulan dari instansi vertikal, seperti SMA, namun beberapa tidak tercantum dalam APBD. TPA juga diusulkan untuk dimasukkan kembali. PT. SMART TARJUN berencana melakukan renovasi mushola di Desa Langadai, menyediakan fasilitas PAUD di Desa Tarjun, dan menyumbangkan material untuk ruangan Polsek. Sementara PT. INDOSEMEN akan bertanggung jawab atas pengelolaan Desa Mitra. Diskusi ini mencerminkan keragaman prioritas dan kebutuhan masyarakat serta instansi di Kecamatan Kelumpang Hilir.

Bappeda juga mengumumkan bahwa Kecamatan Kelumpang Hilir akan mendapatkan 48 pekerjaan untuk tahun 2024. Apabila ada usulan diluar dari 343, akan dibuatkan usulan dan berita acara, dan SIPD akan dibuka kembali untuk memasukkan usulan di APBD 2025. Sebagai penghargaan, Desa Serongga, Sahapi, Pelajau Baru, dan Pulau Panci menerima penghargaan dan uang pembinaan atas partisipasi dalam program Kampung Iklim. Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan dan uang pembinaan kepada Desa Serongga, Sahapi, Pelajau Baru, dan Pulau Panci atas kontribusi positif mereka dalam program Kampung Iklim, sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif desa-desa tersebut dalam mendukung kegiatan pemerintah.

Demikianlah, berita acara ini disusun dengan cermat dan penuh tanggung jawab, sebagai bukti resmi hasil Musrenbang Kecamatan Kelumpang Hilir.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *